5 Manfaat Sauna Untuk Kesehatan Tubuh
Salah satu cara yang bisa dicoba untuk merelaksasi tubuh adalah dengan pergi ke sauna. Kita bisa menikmati aktivitas mandi uap atau pemanasan tubuh agar badan lebih rileks. Ternyata, sauna telah dipopulerkan Bangsa Maya dari 3.000 tahun yang lalu.
Ruangan tempat sauna biasanya memiliki suhu antara 70 hingga 100° Celsius atau 158 ° hingga 212 ° Fahrenheit, seperti yang dikutip dari medicalnewstoday.com. Penggunaan sauna dapat meningkatkan suhu kulit sekitar 40 ° Celcius atau 104 ° Fahrenheit. Saat suhu kulit naik, keringat juga banyak diproduksi. Denyut jantung naik ketika tubuh berusaha untuk tetap dingin.
Berikut 5 manfaat sauna untuk kesehatan tubuh :
- Menurunkan resiko kematian
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan secara online oleh JAMA Internal Medicine, orang-orang yang duduk di sauna setidaknya seminggu sekali bisa menurunkan resiko kematian akibat sebab apa pun sebesar 22 persen.
- Meningkatkan kesehatan jantung
Studi yang dilakukan di Finlandia, diikuti 2.315 pria berusia 42 hingga 60 tahun selama 20 tahun menunjukkan bahwa orang yang menggunakan sauna mungkin memiliki risiko kematian lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular. Walau begitu, bagi penderita penyakit jantung harus memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan rekomendasi sebelum menggunakan sauna.
- Membuat perasaan lebih bahagia
Depresi dan stres adalah penyakit mental yang paling umum, namun masih belum ada “obat” untuk itu. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychosomatic Medicine, pasien dengan depresi ringan hingga sedang akan mengalami peningkatan kesehatan mental yang signifikan setelah duduk di sauna selama 15 menit sehari, 5 hari seminggu.
- Mengurangi asma
Sauna dapat membantu membuka saluran udara, mengendurkan dahak, dan mengurangi stres. Sehingga, penderita asma setidaknya merasa terbebas dari beberapa gejala asma setelah menggunakan sauna.
- Membuat nafsu makan menjadi normal
Sauna dapat membantu mengatur nafsu makan kita menjadi normal, menurut penelitian di Psychosomatic Medicine. Para peneliti melihat kadar ghrelin, hormon yang berhubungan dengan nafsu makan, yang berada di tubuh kita mencapai kisaran normal selama sauna berlangsung.